Pemerintah Janji Tarik Pasukan dan Normalkan Internet di Papua, Asal....

Aditya Pratama
Menko Polhukam Wiranto (kanan). (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto berjanji, pemerintah segera menarik pasukan dan menormalkan kembali koneksi internet di Papua. Itu dilakukan jika situasi di Papua telah normal kembali.

“Internet itu kan saya udah janji, internet kemudian penarikan pasukan. Kedua, aktivitas ini kan ada satu reaksi karena ada aksi, kalau enggak ada aksi yang menimbulkan kerusuhan, Suasana panas ini tidak akan ada pelemotan media sosial, enggak akan ada penambahan pasukan,” ujar Wiranto dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).

Mantan panglima ABRI itu menuturkan, adanya kerusuhan di Papua memaksa pemerintah untuk menambah pasukan untuk mengamankan daerah tersebut. Sementara, pembatasan internet dimaksudkan untuk mencegah persebaran informasi palsu dan pesan-pesan provokatif.

“Tapi karena ada aktivitas (kerusuhan) itu terpaksa kami lakukan itu. Dan saya sudah janji berkali-kali akan kami tarik pasukan, akan kami kembalikan normal media sosial agar aktivitas masyarakat bisa tidak terganggu. Tapi tunggulah ya,” kata dia.

“Saya akan memastikan teman-teman di depan sana ketika keadaan sejarah betul-betul detik itu akan kita buka kembali kita normalkan kembali media sosial. Saat ini belum ada laporan itu tadi,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

3.000 Rumah Subsidi Dibangun di Papua Tahun Ini, Pemerintah Libatkan Pengusaha Lokal

Nasional
14 hari lalu

Gibran Tinjau Papua, Minta Program MBG Diprioritaskan di Daerah Terpencil

Nasional
15 hari lalu

DPD Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Usul Grand Design Penanganan Konflik

Nasional
15 hari lalu

Wamentan Ungkap Alasan di Balik Ekspansi Sawit di Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal