3.000 Rumah Subsidi Dibangun di Papua Tahun Ini, Pemerintah Libatkan Pengusaha Lokal
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan pembangunan rumah subsidi sebanyak 3.000 unit di tanah Papua. Realisasi proyek rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah ini dimulai 2026 dan melibatkan pengusaha properti.
Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menegaskan, penyediaan rumah subsidi di Papua memerlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha lokal.
“Kami ingin memastikan masyarakat Papua memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Ini tidak bisa hanya dikerjakan pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak, termasuk pengusaha muda Papua sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ujar Ara dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026).
Ara menekankan, keterlibatan pengusaha muda Papua menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
BNPP Bedah 15.000 Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
“Kami dorong pengusaha muda Papua tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku utama dalam pembangunan perumahan di daerahnya sendiri,” tambahnya.