Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Tekan Harga Tiket

Anggie Ariesta
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pembebasan bea masuk suku cadang pesawat untuk meringankan beban finansial maskapai dalam pemeliharaan armada. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menetapkan kebijakan pembebasan bea masuksuku cadang pesawat menjadi 0 persen. Langkah tersebut diambil sebagai upaya mitigasi terhadap kenaikan harga tiket pesawat akibat melonjaknya harga avtur, sekaligus untuk memperkuat keberlanjutan ekosistem industri penerbangan nasional.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, penghapusan bea masuk ini bertujuan langsung untuk meringankan beban finansial maskapai dalam pemeliharaan armada.

“Untuk menjaga ekposistem industri penerbangan, penurunan bea masuk untuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen, jadi suku cadang pesawat itu diberikan bea masuk 0 persen sehingga bisa menurunkan biaya operasional dari maskapai penerbangan,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Airlangga menambahkan, meski kebijakan ini berpotensi mengurangi penerimaan negara sekitar Rp500 miliar per tahun, pemerintah optimistis dampak positif terhadap ekonomi jauh lebih besar.

Menurutnya, sektor Maintenance, Repair, and Operations (MRO) diprediksi akan mengalami penguatan daya saing dengan potensi peningkatan aktivitas ekonomi mencapai 700 juta dolar AS per tahun serta mendukung output PDB hingga 1,49 miliar dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Naikkan Tarif Fuel Surcharge Tiket Pesawat Jadi 38 Persen

57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Rp2,6 Triliun, Harga Tiket Pesawat Maksimal Naik 13%

57 tahun lalu

AS Terus Kirim Pesawat Tempur ke Timur Tengah meski Klaim Perang Segera Berakhir

57 tahun lalu

Harga Avtur Melonjak 70 Persen, Asosiasi Maskapai Desak Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal