Sementara itu, musisi Ariel Noah juga memiliki pandangan serupa. Dia menilai penggunaan AI tidak bisa dilarang karena teknologi juga membantu proses kreatif musisi.
“Saya pencinta teknologi. Idealnya teknologi itu mempermudah manusia. AI bisa membantu, misalnya ketika saya punya lirik tapi butuh instrumen tertentu yang sulit dihadirkan secara konvensional,” ujar Ariel.
Namun, Ariel setuju harus ada aturan yang menjadi kunci agar AI tidak menggerus hak dan kreativitas seniman. Dia menilai persoalan regulasi AI sama pentingnya dengan pembenahan sistem royalti musik di Indonesia.
“Yang paling penting itu aturannya. AI tidak bisa dilarang, tapi harus ada aturan yang pas. Membantu kreativitas, tapi tidak melanggar hak,” katanya.