Pemerintah-DPR Bahas Revisi UU Hak Cipta, Karya Musik Pakai AI bakal Diatur

Mei Sada Sirait
Ilustrasi musik. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, musisi Ariel Noah juga memiliki pandangan serupa. Dia menilai penggunaan AI tidak bisa dilarang karena teknologi juga membantu proses kreatif musisi.

“Saya pencinta teknologi. Idealnya teknologi itu mempermudah manusia. AI bisa membantu, misalnya ketika saya punya lirik tapi butuh instrumen tertentu yang sulit dihadirkan secara konvensional,” ujar Ariel.

Namun, Ariel setuju harus ada aturan yang menjadi kunci agar AI tidak menggerus hak dan kreativitas seniman. Dia menilai persoalan regulasi AI sama pentingnya dengan pembenahan sistem royalti musik di Indonesia.

“Yang paling penting itu aturannya. AI tidak bisa dilarang, tapi harus ada aturan yang pas. Membantu kreativitas, tapi tidak melanggar hak,” katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Menteri Hukum Tegaskan Penikmat Musik Tak Wajib Bayar Royalti

Nasional
1 bulan lalu

LMKN Dilaporkan ke KPK, DJKI Ingatkan Pembagian Royalti Harus Berdasarkan Kelengkapan Data

Nasional
1 bulan lalu

Puluhan Pencipta Lagu Laporkan LMKN ke KPK Buntut Royalti Rp14 Miliar Tak Cair

Music
1 bulan lalu

Marcell Siahaan Pastikan Penyaluran Royalti Musik Adil dan Transparan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal