Pemerintah bakal Sulap 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia, Ini Daftarnya

Felldy Aslya Utama
Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional Hashim Djojohadikusumo dan Menhut Raja Juli Antoni. (Foto: Istimewa)

Dia juga menekankan pendekatan ecology before tourism dalam pengelolaan kawasan konservasi. Adanya satgas ini bukan untuk mengomersialkan taman nasional, melainkan memprioritaskan kelestarian ekologi.

“Pendekatan yang kita dorong adalah menjaga dan melestarikan alam, sekaligus mengembangkan ekowisata berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat,” tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional Hashim Djojohadikusumo menyatakan kehadirannya untuk mendukung kabinet Prabowo dalam menjalankan tugas, salah satunya terkait pengelolaan taman nasional. 

Dia mengatakan pengembangan taman nasional bukan hanya dilakukan pemerintah namun seluruh elemen masyarakat.

“Kehadiran saya sebagai ketua satgas bukan dari pemerintah, sesungguhnya mencerminkan tekad Bapak Presiden untuk benar-benar revitalisasi dan sekaligus menjaga melestarikan Taman Nasional yang merupakan kebanggan bangsa Indonesia, Taman Nasional ini aset bangsa Indonesia,” ujar Hashim.

Berikut daftar 13 taman nasional prioritas berdasarkan kategorinya:

- Mountain Ecosystem (Bromo Tengger Semeru, Rinjani, dan Lorentz)
- Marine Ecosystem (Wakatobi dan Komodo)
- Iconic Species and High Carbon Value (Tanjung Puting, Ujung Kulon, dan Way Kambas)
- Lowland/Upland Ecosystem (Sebangau dan Gunung Leuser)
- Karst Ecosystem (Manusela)
- Community Participation and access (Mutis Timau dan Memberamo Foja)

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Menhut Peringatkan 2026 Jadi Tahun Latihan Antisipasi Kebakaran Hutan

Nasional
16 hari lalu

Menhut Ungkap Alasan Batasi Kunjungan Wisata ke TN Komodo jadi 1.000 Orang per Hari

Nasional
20 hari lalu

Menhut Beri Akses Warga Sulut Kelola 1.742 Hektare Hutan, Titip Pesan Ini

Nasional
1 bulan lalu

Menhut Ungkap Arahan Prabowo: Pagar TN Way Kambas 138 Km Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal