Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhut Peringatkan 2026 Jadi Tahun Latihan Antisipasi Kebakaran Hutan
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah bakal Sulap 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia, Ini Daftarnya

Kamis, 30 April 2026 - 17:18:00 WIB
Pemerintah bakal Sulap 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia, Ini Daftarnya
Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional Hashim Djojohadikusumo dan Menhut Raja Juli Antoni. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan mempercepat revitalisasi taman nasional melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional yang telah dibentuk Presiden Prabowo Subianto. Satgas tersebut telah melakukan pertemuan untuk merumuskan langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola taman nasional di Indonesia menjadi kelas dunia.

“Ide besarnya adalah bagaimana kita secara bersama-sama, tentu dengan masyarakat juga, dengan aksi yang konkret, bisa membuat taman nasional kita menjadi Taman Nasional yang baik,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/4/2026).

Prabowo telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional pada 16 April 2026. Satgas ini diketuai oleh Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua bidang Regulasi Raja Juli Antoni, dan Wakil Ketua bidang Investasi Mari Elka Pangestu.

Raja Juli menyampaikan sebanyak 13 taman nasional akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) untuk dikembangkan menjadi kawasan konservasi berkelas dunia melalui skema pembiayaan inovatif. Dia menegaskan, pengelolaan taman nasional harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam ekosistem perlindungan hutan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut