JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun sebanyak 800 unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya yang tinggal di kawasan bantaran rel kereta di Jakarta. Kementerian PKP akan menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk merealisasikan rumah tersebut.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, proyek ini akan dibangun di dua lokasi, yakni kawasan Pasar Senen sebanyak 300 unit dan Tanah Abang 500 unit, dengan target penyelesaian serentak pada 15 Juni mendatang.
"Di Senen, tepatnya di Kramat, akan dibangun sekitar 300 unit hunian di atas lahan milik Angkasa Pura. Kemudian di Tanah Abang akan dibangun sekitar 500 unit di lahan milik Kereta Api," kata Maruarar dalam konferensi pers di Kantor BP BUMN, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Dia menerangkan, proyek ini merupakan bentuk kolaborasi lintas BUMN yang melibatkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan PT Angkasa Pura dalam penyediaan lahan, serta dukungan pihak swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dari sisi dukungan konstruksi.
“Inisiatif ini menekankan kapan selesainya, bukan kapan dimulainya. Ini memberikan kepastian yang sangat penting bagi masyarakat,” ucapnya.