Dia menceritakan, semasa dirinya kuliah, mahasiswa tidak mau hanya menjadi penonton. Mahasiswa harus ikut menjadi narasumber utama.
"Harus ada representasi dari civitas akademika, baik mahasiswa sebagai narasumber, dan juga dosen atau peneliti, supaya menunjukkan bahwa forum ini adalah forum yang representatif, jadi bukan saja cover both sides tapi bahkan cover all sides," kata Ansy.
Sebelumnya, acara diskusi yang menghadirkan Wamentan Sudaryono, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026) malam diwarnai keributan. Acara tersebut digeruduk sekelompok mahasiswa yang naik ke atas panggung.
Sudaryono dan Nusron lalu bertemu dengan para mahasiswa di luar. Mereka berdialog seputar isu yang menjadi keresahan mahasiswa.
"Kita ini datang untuk menjawab semua kegundahan Anda. Anda boleh ngomong apa saja, tadi kita sudah buka di dalam forum," kata Sudaryono kepada para mahasiswa.