Upacara ini diikuti 1.500 prajurit Kostrad yang tergabung dalam lima Satuan Setingkat Batalyon (SSY).
Suasana semakin semarak dengan demonstrasi ketangkasan prajurit Kostrad yang menampilkan disiplin, kekompakan, serta kesiapsiagaan tempur, di antaranya Rampak Bedug, Toya, Double Stick, Pencak Silat Militer, pematahan besi dragon dan bata hebel, hingga defile pasukan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan tausiah oleh Ustaz DR Adi Hidayat, pemotongan tumpeng oleh Panglima TNI, yang diserahkan kepada prajurit yang mengalami luka tembak saat melaksanakan tugas operasi di daerah penugasan, yaitu Pratu Mohammad Khoirun Nazil dari Yonif 502/Ujwala Yudha dan Pratu Megan Saputra dari Yonif 431/SSP, yang tergabung dalam Satgas Rajawali 2 di Papua.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kesempatan tersebut juga diberikan santunan kepada 400 anak yatim, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, menambah suasana kebersamaan dan rasa syukur di tengah keluarga besar Kostrad.