Pangi: JK Menistakan Agama Tak Masuk Akal, Dia Tokoh Rekonsiliasi Perdamaian Dunia

Felldy Aslya Utama
Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago meyakini Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) tidak menistakan agama. Dia justru menduga ada penumpang gelap di balik pelaporan JK ke polisi.

Dia meragukan tudingan penistaan agama yang dialamatkan kepada JK. Padahal, kata dia, mantan ketua umum Partai Golkar itu merupakan tokoh rekonsiliasi perdamaian dunia.

"Saya ingin mengatakan secara common sense, bagaimana mungkin JK memprovokasi menista agama sementara dialah tokoh rekonsiliasi perdamaian dunia. Itu tidak mungkin menurut saya. Tidak masuk akal, tidak common sense, dan tidak klik dengan kepentingan. Di sini ada penumpang gelap," kata Pangi dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Kisruh, Video Ceramah Dipotong, JK: Saya Difitnah' di iNews, Selasa (28/4/2026).

Dia mempercayai tidak ada yang alamiah dalam politik. Selalu ada yang berperan sebagai arsitektur untuk mendesain atau merencanakan sesuatu untuk kepentingannya.

Pangi pun menyinggung kasus hukum yang pernah menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jelang Pilgub Jakarta beberapa waktu lalu.
 
"Itu sudah menjadi pembelajaran yang maha penting yang mestinya tidak perlu terjadi lagi. Sekarang dipancing-pancing lagi soal persoalan agama. Jadi saya katakan iya, ada penumpang gelapnya. Saya merasakan itu kepentingan politiknya jalan," ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Ade Darmawan Yakin Laporan Ceramah JK Tak Naik Penyidikan: Kejar Pemotong Video!

Nasional
1 hari lalu

Polemik Ceramah JK, Boni Hargens: Tak Ada Unsur Pidana di Situ

Nasional
1 hari lalu

Pengacara JK Merasa Janggal Video Ceramah Diramaikan Ade Armando-Permadi Arya: Ada Gerakan Terpola

Nasional
1 hari lalu

Ferdinand Hutahaean Tak Setuju JK Dilaporkan terkait Ceramah, Keluar dari Grup WA Pelapor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal