Panda Bond Laris Manis, Kemenkeu Raup Rp18,47 Triliun

Anggie Ariesta
Kemenkeu telah merampungkan transaksi penerbitan Panda Bond berdenominasi yuan mencapai 7 miliar yuan atau setara Rp18,47 triliun. (Foto: Tim Grafis iNews)

Secara rinci, permintaan untuk instrumen tenor tiga tahun menembus 12,38 miliar yuan (sekitar Rp32,66 triliun) dengan bid to cover ratio sebesar 2,2 kali.

Adapun untuk tenor lima tahun, penawaran yang masuk mencapai 4,62 miliar yuan (sekitar Rp12,19 triliun) dengan bid to cover ratio yang lebih tinggi, yakni 3,3 kali.

Tingginya permintaan ini berhasil menekan imbal hasil (yield) yang ditetapkan pemerintah. Yield untuk tenor tiga tahun dipatok di level 1,90 persen, sedangkan tenor lima tahun berada pada posisi 2,19 persen. 

Angka ini berada di bawah estimasi awal pemerintah yang ditargetkan pada kisaran 2,3 persen hingga 2,5 persen.

Adapun proses setelmen transaksi penerbitan Panda Bond ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026. Hasil dari penerbitan ini dipastikan bakal menopang kas negara.

“Sebagaimana diinformasikan dalam prospektus, hasil penerbitan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2026,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
22 hari lalu

Purbaya Bantah Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura

31 hari lalu

Purbaya Tegaskan Investor Patriot dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum

1 bulan lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

1 bulan lalu

Global Bond Danantara Dibanjiri Peminat, Rosan: Kepercayaan Investor Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal