Pakar Hukum Tata Negara Nilai Tom Lembong Dipenjara gegara Salah Pilih Kubu

Puti Aini Yasmin
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari nilai Tom Lembong dipenjara gegara salah pilih kubu dalam Rakyat Bersuara, Selasa (22/7/2025). (Foto: screnshooT)

JAKARTA, iNews.id - Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari menilai eks Menteri Perdagangan Tom Lembong divonis 4,5 tahun penjara karena salah memilih kubu. Sebab, bila sebaliknya ia mengatakan Tom Lembong akan aman.

"Memang ada problematika hukum, bahwa Pak Tom Lembong salah, salah memilih berkepihakan, coba berpihak sama kekuasaan mungkin beda. Jadi Pak Tom Lembong tetap salah, salah soal keberpihakan, coba dekatilah yang lebih dekat supaya aman-aman supaya tidak disentuh," ucap dia dalam Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (22/7/2025).

Ia pun memberi contoh kasus yang melibatkan Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). Menurutnya, kasus tersebut tak kunjungi ditangani karena mereka dalam kubu yang sama.

Oleh karena itu, kata Feri, hukum di Indonesia timpang terhadap orang-orang yang tak ikut mayoritas sejalan.

"Saya punya catatan, kasus yang melibatkan Pak Zulhas, kapan jaksa mau menangani? Kan banyak tuh hal yang mau dibuktikan, ayo cepat supaya kami bisa berprasangka baik, jangan kemudian orang bisa melihat hukum itu betul-betul timpang, hukum hanya mengenai orang-orang yang berbeda sudut pandang," kata dia.

Sebagai informasi, Tom Lembong divonis 4,5 tahun penjara atas korupsi importasi gula. Selain itu, ia juga dikenakan denda sebesar Rp750 juta.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pengacara Rismon Yakin Jaksa Sudah Kantongi Bukti Ijazah Jokowi

2 hari lalu

Pakar Hukum Pertanyakan Pasal 32 UU ITE yang Menjerat Roy Suryo Cs

2 hari lalu

Pakar Hukum Pidana: Perubahan Dokumen Elektronik Belum Tentu Melanggar Pasal 32 UU ITE

2 hari lalu

Roy Suryo Sebut Rismon Tak Bisa Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi: Tidak Layak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal