Pakar Epidemiologi Ingatkan Siaga Penuh, Perubahan Zona Risiko Covid-19 Dinamis

Riezky Maulana
Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga pakar epidemiologi, Dewi Nur Aisyah. (Foto: BNPB).

Sebanyak 7 wilayah tersebut meliputi, Sumatera Barat, yakni Kota Sawahlunto. Riau ada Kepulauan Meranti. Bengkulu, yaitu Bengkulu Selatan dan Kaur. Lampung ada Way Kanan dan Kota Metro. Kalimantan Tengah, yaitu Sukamara.

Dia mengapresiasi terhadap wilayah yang berhasil masuk dalam katogori zona hijau. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi daerah lain untuk membuat daerahnya berubah ke zona yang lebih baik.

"Ini juga perlu kita apresiasi karena cukup banyak daerah kabupaten kota yang bergerak menuju zona risiko yang jauh lebih baik lagi,” ucapnya.

Pakar epidemiologi ini mengingatkan, kunci keberhasilan penanganan Covid-19 dapat dicapai dengan kedisiplinan dan gotong royong serta hidup sehat.

"Saya ingin menyampaikan keberhasilan kita hanya bisa didapatkan melalui penuh perjuangan, kedisiplinan dalam melakukan perubahan dan gotong royong sebagai nilai yang diimplementasikan. Mari, kita hidup lebih sehat, hidup lebih taat, menuju Indonesia yang makmur dan bermartabat," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Health
13 jam lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
15 jam lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
3 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal