Pakar Energi Prediksi Harga Pertalite Naik Jadi Rp11.500 demi Tekan Defisit APBN

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi harga BBM pertalite diperkirakan naik jadi Rp11.500 per liter. (Foto: Freepik)

"Kalau tidak disesuaikan, beban kompensasi ke Pertamina akan terus meningkat. Ini yang perlu dikendalikan," kata Fabby.

Ia menjelaskan, pertalite merupakan BBM bersubsidi langsung, harganya tetap diatur oleh pemerintah. Selisih antara harga keekonomian dan harga jual ditutup melalui mekanisme kompensasi kepada PT Pertamina (Persero). Ketika harga minyak dunia naik, nilai kompensasi pun ikut membesar.

Fabby menilai, penyesuaian harga tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan fiskal, tetapi juga untuk mengendalikan konsumsi BBM agar lebih efisien dan tepat sasaran.

Di sisi lain, ia mengingatkan pemerintah tetap perlu menyiapkan skema perlindungan bagi masyarakat rentan jika kebijakan kenaikan harga benar-benar diambil, guna meminimalkan dampak terhadap daya beli.

“Penyesuaian bisa dilakukan, tetapi harus diikuti dengan kebijakan kompensasi sosial yang tepat agar kelompok rentan tetap terlindungi,” pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Harga BBM di AS Melonjak akibat Perang, Menlu Rubio: Iran Tak Bisa Menekan Kita

Nasional
16 jam lalu

Harga BBM Pertamina 15 Mei 2026 saat Libur Panjang, Ada yang Naik?

Nasional
4 hari lalu

Harga BBM Pertamina 12 Mei 2026 di Seluruh Indonesia dari Pertalite hingga Pertamax

Nasional
5 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo Terbaru, Ada yang Turun!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal