Ortu Fandi ABK Kasus Sabu 2 Ton Cari Keadilan ke DPR: Bantu Saya Selesaikan Masalah Ini Pak

Achmad Al Fiqri
Orang tua Fandi Ramadhan, ABK yang dituntut mati terkait kasus dugaan penyelundupan sabu 2 ton meminta keadilan ke DPR. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Orang tua Fandi Ramadhan, anak buah kapal (ABK) Sea Dragon yang dituntut mati terkait kasus dugaan penyelundupan sabu seberat hampir 2 ton, meminta keadilan ke Komisi III DPR. Mereka menegaskan Fandi tak bersalah.

"Jadi saya selaku orang tua, saya mohon keadilan sama Bapak. Membantu saya untuk menyelesaikan masalah anak saya ini, Pak. Saya mohon, Pak. Karena saya tanya anak saya, dia tidak mengetahui barang itu, Pak," ujar ibunda Fandi, Nirwana saat RDPU bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026).

Nirwana memastikan, anaknya tidak tahu-menahu kapal tersebut akan membawa narkoba. Bahkan, Fandi sempat ragu ketika diminta memasukkan barang ke kapal.

"Sudah itu, paginya enggak enak dia, didatanginya kaptennya ke atas. Ditanyanya, 'Capt, itu barang apa? Ayo kita periksa, mana tahu itu entah bom,' 'Enggak, Ndi,' katanya itu uang sama emas," ujarnya.

"Jadi disambung anak saya lagi, 'Kalau itu uang sama emas, Capt, kenapa dimasukkan di ruang palka?' Saya tak tahu ruang palka itu apa, Pak. 'Kenapa dimasukkan di situ?' 'Enggak apa-apa, Ndi, biar aman,' katanya. Begitu anak saya bilang," sambungnya.

Selain itu, Fandi juga curiga ketika diminta mencopot bendera kapal oleh kapten. Pernyataan Fandi tersebut pun sudah diutarakan dalam persidangan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Hotman Adukan Kasus Fandi ABK Sabu 2 Ton ke DPR: Dia Tak Tahu Isinya, kok Dituntut Mati?

Nasional
2 hari lalu

ABK Dituntut Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton, Komisi XIII DPR: Sulit Dicerna Akal Sehat

Regional
3 hari lalu

Sidang Pleidoi Kasus 2 Ton Sabu di PN Batam, Keluarga ABK Dituntut Hukuman Mati Histeris

Video
3 hari lalu

Tangis Ibu ABK yang Dituntut Mati Kasus Sabu 2 Ton: Pak Presiden Tolong Bantu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal