Ombudsman Nilai Kinerja Saber Pungli Tak Efektif sejak Terbentuk 2016

Aditya Pratama
Ombudsman merilis kinerja Saber Pungli. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id – Ombudsman menyoroti kinerja  Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang dinilai kurang efektif. Kesimpulan itu berdasarkan hasil kajian Ombudsman sejak Saber Pungli dibentuk pada 2016.

Anggota Ombudsman Adrianus Meliala mengatakan, ada beberapa aspek kinerja Saber Pungli yang tak efektif. Antara lain, aspek penanganan perkara, hasil penanganan, pembiayaan, dan kerugian negara yang berhasil diselamatkan.

“Aspek-aspek itu cenderung memperlihatkan ketidakefektifan,” kata Adrianus di kantor Ombudsman, Jumat (20/7/2018).

Menurtu dia, ada beberepa hambatan yang membuat kinerja Saber Pungli tak efektif. Salah satunya persoalan anggaran dan koordinasi. Hambatan itu dikeluhkan hampir di seluruh Unit Pemberantasan Pungli (UPP) tingkat provinisi, kota, dan kabupaten.

“Seperti halnya dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah (pemda) yang terbatas dan tidak seragam. Selain itu, UPP di daerah belum menganggarkan kegiatan Saber Pungli, sehingga kegiatan UPP belum optimal. Ada masalah pada ketersedian sarana dan prasarana di beberapa daerah,” ujar Adrianus.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Sebut Korupsi di Pemda Sudah Bertransformasi: Siklusnya Semakin Panjang

57 tahun lalu

KPK Telusuri Aliran Dana Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, 4 Tersangka Ditahan

57 tahun lalu

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Muara Enim, Sita Dokumen terkait Korupsi Bupati

57 tahun lalu

Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari Pendapatan Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal