Rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia ini sejalan dengan rencana Badan Pengelola Investasi Danantara untuk membeli saham BEI. Sebab, nantinya saham BEI bisa dimiliki oleh selain anggota bursa efek, tidak seperti ketentuan yang berlaku saat ini.
"Tentu kita lihat nanti, apakah pada saat itu (Juni) sudah berlaku ketentuan baru, atau masih menggunakan ketentuan yang berlaku saat ini," tuturnya.
Sebelumnya, CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengaku buka peluang untuk masuk sebagai pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia pasca aturan demutualisasi dirampungkan.
Rosan menilai langkah tersebut bagian dari upaya mendorong perbaikan tata kelola dan keterbukaan di pasar modal nasional. Ia menyebut, pihaknya masih akan melihat struktur yang paling tepat dan memberikan manfaat terbaik ke depan.
"Kita terbuka, kalau ini sudah terjadi demutualisasi tentu Danantara berkeinginan untuk masuk juga," ucapnya di sela konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/1/2026).