Nyawa TNI Jadi Taruhan, DPR Nilai Penarikan Pasukan UNIFIL Tak Bisa Dilakukan Gegabah

Achmad Al Fiqri
DPR menilai wacana penarikan prajurit TNI dari misi perdamaian UNIFIL di Lebanon tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa (Foto: Dok)

Lebih lanjut, Dave menilai instruksi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kepada prajurit di Lebanon untuk berlindung di bunker atau markas UNIFIL menunjukkan respons cepat terhadap situasi darurat. Langkah tersebut dinilai mencerminkan prioritas utama pada keselamatan prajurit.

"Langkah ini menunjukkan bahwa keselamatan personel ditempatkan sebagai prioritas utama, sekaligus memastikan mandat perdamaian tetap dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin," ujar Dave.

Dia mengingatkan bahwa misi perdamaian di Lebanon memiliki risiko tinggi. Karena itu, setiap kebijakan di lapangan harus berorientasi pada perlindungan maksimal terhadap prajurit.

"Instruksi tersebut adalah bagian dari evaluasi menyeluruh yang terus dilakukan agar pasukan kita tetap dapat menjalankan tugas dengan aman dan efektif," ucapnya.

"Dengan demikian, langkah Panglima TNI patut diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan prajurit. Komisi I DPR RI mendukung setiap upaya yang dilakukan untuk melindungi mereka," kata Dave.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Perindo Minta DPR Segera Bahas RUU Pemilu Libatkan Parpol Nonparlemen

57 tahun lalu

DPR Rancang Aturan Pilpres Tak Diikuti Terlalu Banyak Capres: Jangan Sampai Kayak Kongres

57 tahun lalu

Kepala BGN Diganti, Fraksi PDIP di DPR Minta Tata Kelola MBG Dibenahi

57 tahun lalu

DPR Sahkan RUU P2SK jadi Undang-Undang, Atur Kripto hingga Satgas Pinjol Ilegal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal