Nusron Wahid Ungkap Mayoritas Tanah di Indonesia Masih Dikuasai Kelompok Tertentu

Iqbal Dwi Purnama
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengakui saat ini sebagian besar tanah di Indonesia masih dikuasai kelompok tertentu (dok. Kementerian ATR/BPN)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengakui saat ini sebagian besar tanah di Indonesia masih dikuasai kelompok tertentu. Menurutnya kondisi tersebut membuat akses masyarakat terhadap tanah masih sangat terbatas, dan mengakibatkan perekonomian yang belum merata hingga saat ini.

Padahal akses terhadap tanah merupakan faktor utama dalam mengentaskan kemiskinan.

"Bagaimana seseorang bisa keluar dari kemiskinan jika tidak memiliki akses paling dasar, yaitu tanah," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).

Oleg sebab itu, Nusron mengatakan pemerintah ingin mengatasi ketimpangan atas kepemilikan tersebut dengan melakukan restrukturisasi distribusi tanah yang mengedepankan keadilan, pemerataan dan keberlanjutan ekonomi.

Dia menegaskan, kebijakan yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pemerataan, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekonomi. Karena itu, pemerintah tidak akan mematikan pelaku usaha besar, tetapi tetap mendorong kelompok kecil untuk berkembang.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

KPK Ungkap Ribuan Tanah Milik Pemda Sulsel Belum Besertifikat, Celah Korupsi Terbuka

Nasional
26 hari lalu

Debat soal Penguasaan Lahan di Tanah Abang, Maruarar Pertanyakan Legalitas ke Hercules

Nasional
28 hari lalu

Awas Penipuan, Kementerian ATR Minta Warga Teliti Petugas Ukur Tanah

Nasional
2 bulan lalu

Catat, Layanan Kantor Pertanahan Tetap Buka saat Cuti Bersama Nyepi dan Lebaran

Nasional
3 bulan lalu

Presiden Prabowo Terbitkan Aturan: Tanah Terlantar Bisa Disita Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal