Dia juga menduga komplotan pelaku sudah melakukan profiling terhadap korban selama berhari-hari.
"Soal berapa lama tentunya nggak tahu, minimal kalau tiga hari lewat. Lalu, semua kemungkinan itu ada, tapi pada dasarnya penyelidikan itu harus dilakukan dengan tuntas, objektif, di situlah nanti faktanya akan kelihatan," katanya.
Mengenai apakah penyiraman itu terkait kasus yang ditangani korban, menurutnya hal itu memungkinkan. Menurut Novel, yang pasti, peristiwa yang dialami Andrie bukan tindak kriminal biasa.
"Pasti ini bukan kejahatan spontan atau istilahnya kriminal murni yang ada, tapi sesuatu perbuatan yang dilakukan dengan motif. Motifnya apa, itu nanti yang mestinya harus dibuktikan di proses penyelidikan dan tentunya kita ingin agar proses ini dilakukan dengan tuntas," kata Novel.