Muncul Wacana Presiden 3 Periode, Demokrat Sebut Berpotensi Disalahgunakan

Felldy Aslya Utama
Waketum DPP Partai Demokrat, Benny K Harman menyebut masa jabatan presiden 3 periode berpotensi disalahgunakan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Munculnya wacana masa jabatan presiden menjadi tiga periode menjadi perhatian masyarakat. Tak terkecuali Partai Demokrat.

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Demokrat, Benny K Harman menyebut wacana masa jabatan presiden menjadi 3 periode berpotensi mudah disalagunakan. Menurut dia, masa jabatan dua periode masih menjadi pilihan yang tepat.

"Dua periode itu sudah cukup. Kalau lebih nanti dipandang akan mudah disalahgunakan," kata Benny dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Dia menjelaskan masa jabatan dua periode merupakan sebuah kesepakatan konsensus yang sesuai dengan harapan. Di mana dengan adanya pembatasan suatu periode, maka hal itu menegaskan kokohnya konstitusionalisme, komitmen bangsa untuk tetap membangun demokrasi bedasarkan konstitusional.

"Maka pilihan dua periode, 2x5 tahun itu adalah pilihan yang sangat tepat. Sejalan sesuai dengan asas keadilan konstitusional. Constitusional justice," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demokrat Jakarta Tindak Lanjuti Instruksi AHY, Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban

57 tahun lalu

Partai Demokrat Kurbankan 63 Ekor Sapi, Ada Milik SBY hingga AHY

57 tahun lalu

Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang

57 tahun lalu

Demokrat Tak Setuju Usulan KPK soal Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal