MUI Minta Setop Polemik Ceramah JK: Tutup Celah Adu Domba

Binti Mufarida
Wapres ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) (foto: Aldhi Chandra)

JAKARTA, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar polemik potongan ceramah Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) mengenai konflik Ambon dan Ambon untuk dihentikan. Hal itu demi menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Perdebatan yang berlarut-larut di ruang publik dinilai sudah tidak produktif dan justru berisiko mengoyak rajutan kerukunan umat beragama yang telah dibangun bersama.

“Mari kita tutup celah adu domba dan kembali fokus pada agenda kebangsaan yang lebih strategis," kata Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Zainut Tauhid dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

MUI meyakini, JK merupakan tokoh bangsa yang memiliki jasa besar dalam sejarah perdamaian Indonesia. Pernyataan JK perlu dipahami dalam konteks sejarah yang utuh dan komprehensif, bukan sebagai upaya menghidupkan sentimen negatif.

“Kami memandang pentingnya pelurusan konteks agar masyarakat tidak terjebak pada interpretasi yang menyimpang dari maksud aslinya,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Buletin
52 menit lalu

Dituduh Nista Agama, JK Ingatkan Ade Armando Berhenti Bicara Tanpa Fakta

Nasional
2 jam lalu

JK Tegaskan Ceramah soal Fakta Konflik Poso-Ambon: Ade Armando Jangan Ngomong Seenaknya!

Nasional
2 jam lalu

Respons Ade Armando dan Abu Janda usai Dipolisikan terkait Video Ceramah JK

Nasional
2 jam lalu

Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Malino, Sepakat Lawan Narasi Fitnah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal