MUI Bentuk Tim Investigasi, Ungkap Motif Kasus Penembakan 

Widya Michella
Kantor MUI Pusat di Menteng, Jakarta dijaga usai penembakan. (Foto Antara).

"Kami bekerja sama dengan aparat polisi tentu berharap sekali aparat polisi bisa bekerja dengan baik dengan kami untuk bisa mengungkap tabir yang masih gelap," katanya.

Menurutnya kasus penembakan di Kantor MUI pusat tidak boleh dibiarkan. Sebab MUI merupakan mahkota dari seluruh umat Islam di Indonesia.

"Tidak boleh ini menjadi hal yang biasa saja, dibiarkan sebagaimana penyerangan-penyerangan di tempat lain. Ini adalah mahkota dari umat Islamnya itu MUI," tuturnya.

Diketahui, pelaku penembakan Mustopa NR berasal dari Lampung. Pelaku tewas setelah diamankan petugas. 

Jenazah pelaku diautopsi di RS Polri Kramat Jati. Hasil autopsi sudah diserahkan ke penyidik Polda Metro Jaya. 

PPATK juga menemukan transaksi janggal di rekening Mustopa yang berisi Rp800 juta. Rekening tersebut tidak sesuai dengan profil pelaku yang berprofesi petani.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

MUI Kritik Kekerasan di Ponpes Terus Terulang, Sebut Bertentangan dengan Pendidikan Islam

16 hari lalu

MUI Godok RUU Pidana LGBT untuk Prolegnas DPR

18 hari lalu

Perpres Nomor 111 Tahun 2025: Presiden Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter

18 hari lalu

MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Menyengsarakan Rakyat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal