Muhammadiyah soal Pansus Angket Haji: Tidak Boleh Ada Kepentingan Politik Pribadi

Riyan Rizki Roshali
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menanggapi pembentukan pansus angket haji. Muhammadiyah berharap pembentukan pansus bukan karena kepentingan politik.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti meminta pansus harus bekerja untuk kepentingan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.

“Sepanjang itu dilaksanakan sesuai dengan niat awal untuk memastikan bahwa penyelenggaraan haji ini tidak melanggar undang-undang. Dan kemudian tujuannya adalah agar jemaah haji lebih baik ya, saya kira ya hak DPR itu patut kita apresiasi,” kata Abdul kepada wartawan di Kantor PP Muhammadiyah, Kamis (11/7/2024).

Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak dalam posisi mendukung atau menolak pembentukan pansus angket haji 2024. Tapi dia meminta agar persoalan-persoalan yang berkaitan dengan persaingan politik atau urusan pribadi tidak dibawa dalam proses evaluasi.

Misalnya tidak boleh ada agenda politik untuk menyudutkan Menteri Agama atau Kementerian Agama. Karena hal yang sifatnya personal harus dihindari.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK: Angga Tersangka Suap Audit BPK Muara Enim Pernah Jadi Staf Ahli di DPR

57 tahun lalu

MUI Desak DPR-Pemerintah Buat Aturan Khusus LGBT, Minta Hukuman Lebih Berat dari Zina

57 tahun lalu

DPR Wanti-Wanti Risiko Kelangkaan Pertalite usai Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

Pemerintah-DPR Sepakati Usia Pensiun Polisi, Kapolri Bisa Sampai 61 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal