PP Muhammadiyah turut mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam menyampaikan pendapat dan tuntutan. Masyarakat diminta untuk menahan diri dan bersikap bijak, serta tidak terprovokasi isu-isu yang bersifat destruktif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,
"Masyarakat hendaknya arif dan cerdas dalam menyikapi informasi dengan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang berwenang atau kepada para tokoh panutan yang dapat memandu dan memberikan informasi yang mencerahkan," ucapnya.
Muhammadiyah juga percaya kepada komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mendengar aspirasi publik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat kelas bawah dengan melakukan perbaikan di berbagai sektor sebagai perwujudan menjalankan amanat konstitusi.
Indonesia dinilai perlu memiliki soliditas dan persatuan yang kokoh di tengah berbagai agenda dan masalah strategis nasional yang berat maupun situasi dunia yang sangat dinamis dan penuh ketidakpastian.
Dalam keterangannya, Muhammadiyah juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dalam aksi unjuk rasa di Jakarta.
"Semoga almarhum mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta memperoleh keadilan yang semestinya," bunyi keterangan tertulis dari PP Muhammadiyah.