Muhammadiyah Batal Masuk jadi Pemegang Saham BTN Syariah

Anggie Ariesta
BTN Syariah segera spin off. PP Muhammadiyah pun batal terlibat dan masuk jadi pemegang saham (Foto: iNews.id)

Sebelumnya, BTN memang berharap PP Muhammadiyah dapat masuk ke BTN Syariah sebagai pemegang saham, bahkan menempati kursi dewan komisaris. Nixon menjelaskan bahwa pihaknya mengajak PP Muhammadiyah dengan niat untuk memperbesar ekosistem BTN Syariah.

Meskipun rencana kerja sama di ranah kepemilikan saham tidak berlanjut, Nixon menegaskan bahwa hubungan bisnis antara BTN dan Muhammadiyah tetap berjalan. 

"Cuma kerja sama di equity saja yang kelihatannya sampai hari ini belum terjadi gitu kali," ungkap Nixon.

Sebelumnya, keinginan BTN untuk menggandeng Muhammadiyah sebagai pemegang saham BTN Syariah sempat mengemuka. 

Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mensyaratkan Muhammadiyah untuk menggabungkan seluruh Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) miliknya, yang jumlahnya mencapai hingga 20 bank, jika ingin masuk menjadi pemegang saham BTN Syariah. Syarat ini kemungkinan menjadi salah satu pertimbangan dalam kelanjutan pembicaraan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Bisnis
2 hari lalu

RUPST Adhi Karya Rombak Susunan Komisaris dan Direksi, Berikut Daftarnya

Nasional
4 hari lalu

Muhammadiyah Terbitkan Edaran Hemat: Kurangi Acara Seremonial dan Perjalanan Keluar Negeri

Bisnis
29 hari lalu

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham

Nasional
2 bulan lalu

Ketua PP Muhammadiyah: Beda Tanggal Lebaran Bukan Berarti Tak Taat ke Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal