MPR: Keterwakilan 30 Persen Perempuan di Parlemen Harus Diperjuangkan

Binti Mufarida
Gedung DPR Ruang Paripurna. (Foto Antara).

“Selain itu juga memerlukan komitmen dari semua pihak, tidak terlepas tentunya dari semua pemangku kepentingan, merekalah yang mempunyai kebijakan dalam hal ini tentu keterwakilan parlemen perlu kita perjuangkan,” kata Lestari.

Bahkan, kata Lestari, perjuangan untuk mewujudkan keterwakilan 30 persen perempuan di parlemen masih menjadi pekerjaan rumah (PR). “Perjuangan kita di parlemen masih merupakan, saya tidak ingin mengatakan ini sebuah jalan panjang, tapi saya ingin mengatakan bahwa ini adalah pekerjaan rumah kita.”

“Bagaimana keterwakilan 30% di parlemen dapat diisi oleh perempuan. Bukan hanya berhenti pada semata pencalegkan adalah betul-betul merupakan perjuangan,” ungkapnya.  

Selain itu, Lestari mengatakan bahwa pendidikan politik juga diperlukan agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Kenapa perlu? Agar ada peningkatan keterwakilan perempuan di berbagai bidang termasuk dalam hal ini di parlemen. Oleh sebab itu sekali lagi, berkali-kali di dalam diskusi bersama kawan-kawan dan sahabat-sahabat, keterwakilan 30 persen perempuan di parlemen adalah mutlak,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kuota Caleg Perempuan Dipertegas MK, Angkie Yudistia Tekankan Representasi Politik yang Setara

57 tahun lalu

MPR Blacklist 2 Juri Cerdas Cermat di Kalbar yang Viral, Ungkit Sanksi Sosial

57 tahun lalu

Imbas Polemik Cerdas Cermat, MPR Libatkan Pakar Hukum Tata Negara Jadi Juri

57 tahun lalu

MPR Tawarkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Jadi Duta Lomba Cerdas Cermat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal