Momen Mengharukan Pelajar di Malang Masuk Islam di Hadapan 6.000 Peserta Ceramah Dr Zakir Naik

Avirista Midaada
Momen mengharukan tiga peserta ceramah, salah satunya pelajar di Malang masuk Islam di hadapan 6.000 jemaah ceramah Dr Zakir Naik. (Foto: Avirista Midaada)

"Kami sudah menyampaikan beberapa rule yang disampaikan ke Dokter Zakir. Jadi sebelum beliau ceramah di Malang memulai ceramah beliau tidak boleh menyentuh itu, bersinggungan dengan agama lain, membandingkan agama, membandingkan aqidah, itu kami sampaikan tidak boleh, dan Alhamdulillah malam ini tidak terbukti pernyataan-pernyataan tersebut," katanya.

Hal ini sekaligus menepis kekhawatiran sekelompok warga yang sempat menolak kehadiran ulama Dr Zakir Naik, akibat adanya tuduhan ceramah-ceramah kontroversial. Dia pun memastikan bila ada sejumlah peserta non muslim yang memutuskan mualaf itu bukan dari paksaan, tapi atas kesadaran sendiri.

"Alhamdulillah sampai dengan saat ini tidak ada yang terjadi kekhawatirannya. Insya Allah kalau dengan ceramah tidak ada yang terlalu melenceng. Kedua terkait dengan ketakutan dan keributan, Insya Allah dengan sistem penjagaan dan relawan yang sudah terlibat acara ini semua berjalan lancar dan lebih santun," ujarnya.

Sementara itu, Faris salah satu peserta ceramah asal Tunisia menyatakan, bersyukur bisa mendengarkan kajian langsung dari Zakir Naik. Selama ini dia begitu mengidolakan sosok ulama asal India yang terkenal dengan memiliki kemampuan menguasai kitab-kitab suci agama lain selain Islam.

"Beliau ini kan punya ilmu, tahu kitab-kitab asli agama lain, jadi landasannya ketika berargumen itu kitab suci, sumber-sumber agama yang ada," ujar Fariz, yang merupakan mahasiswa asing di UIN Malang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dokter Richard Lee Bantah Masih Ibadah ke Gereja padahal Sudah Mualaf

57 tahun lalu

Willie Salim Diduga Mualaf, Sudah Hafal Al Fatihah dan Belajar Sholat

57 tahun lalu

Youtuber Willie Salim Resmi Mualaf? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Zakir Naik Dituduh Terinfeksi HIV AIDS, Ini Faktanya! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal