Moeldoko Minta Guru Agama Waspadai Wabah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah 

Raka Dwi Novianto
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat bertemu pengurus DPP Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia di gedung Bina Graha. (Foto dok KSP).

Mantan Panglima TNI ini juga menyebut, sekolah menjadi lembaga publik yang sangat tepat untuk menjelaskan apa makna serta pentingnya kemajemukan dan tenggang rasa antar sesama. Sebab, pola pikir dan interaksi anak terbentuk di sekolah.

“Sekolah menjadi ruang strategis untuk membentuk mental bagi tumbuhnya watak keberagaman yang kuat. Ini yang harus dijaga,” pesan Moeldoko. 

Sementara itu, Ketua Umum DPP AGPAII  Mahnan Marbawi MA mengungkapkan, bahwa isu-isu nasionalisme, ideologi Pancasila, dan moderasi beragama menjadi fokus APGAII dalam pengembangan dan penguatan peran guru agama di Indonesia. Terlebih, tambah dia, dalam konteks lokal sekolah, guru agama merupakan panutan.

“Untuk memperkuat peran strategis guru agama dalam moderasi beragama kami (APGAII) sangat membutuhkan dukungan pemerintah. Salah satunya dalam bentuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan,” kata Mahnan. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Anies: AI Bikin Orang yang IQ-nya 120 Jadi 240, tapi...

Nasional
6 hari lalu

Ratusan Pelajar Ditempa di Garuda Youth Camp 2026, Fokus Pembekalan Wawasan Kebangsaan hingga Karakter

Megapolitan
12 hari lalu

Duka Guru Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi, Sempat Kirim Pesan ke Anak Pulang Terlambat

Megapolitan
12 hari lalu

Duka Sepulang Mengajar, Nurlaela Guru Lulusan UNJ Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal