Mobil Mewah Bupati Latif Tiba di Jakarta, Biaya Angkut Rp24 Juta

Richard Andika Sasamu
Deretan mobil mewah hasil sitaan KPK dari Bupati Hulu Sungai Tengah nonaktif Abdul Latif tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (19/3/2018). (Foto-foto: Humas KPK).


Tindakan ini dilakukan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaan yang diduga dilakukan oleh tersangka Abdul Latif selama periode jabatannya sebagai Bupati Hulu Sungai Tengah.

"Selama menjabat sebagai Bupati, Tersangka ALA (Abdul Latif) diduga telah membelanjakan penerimaan hasil gratifikasi tersebut menjadi mobil, motor dan aset lainnya, baik yang diatasnamakan dirinya dan keluarga atau pihak lainnya," ujar Laode di ruang konfrensi pers Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat, 16 Maret 2018.

Abdul Latif telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana pencucian uang tersebut, ALA disangkakan melanggar Pasal 3 Undang Undang No 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Laode mengatakan bahwa sejauh ini penyidik telah menyita sejumlah aset, baik yang diduga terkait dengan penerimaan suap, gratifikasi atau tindak pidana pencucian uang, berupa 23 unit mobil.

Seluruh kendaraan yang disita tersebut ditipkan di Rupbasan Banjarmasin dan Jakarta Barat untuk 8 unit mobil dari BMW hingga Jeep Hummer dan 8 unit motor dibawa ke Jakarta melalui jalur laut dengan menggunakan kapal reguler dan kemudian dititipkan di Rupbasan Jakarta Barat.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Eks Menag Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK: Penetapan Tersangka Didasarkan Kecukupan Alat Bukti

Nasional
9 jam lalu

Eks Menag Yaqut Lawan Penetapan Tersangka lewat Praperadilan, Ini Reaksi KPK

Nasional
10 jam lalu

Eks Menag Yaqut Ajukan Praperadilan Lawan Penetapan Tersangka KPK

Nasional
11 jam lalu

KPK Geledah Kantor Pajak Banjarmasin, Ini Barang Bukti yang Disita terkait Kasus Mulyono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal