Misteri Kematian Vian Ruma Aktivis Penolak Geotermal di NTT, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

Joni Nura
Achmad Al Fiqri
Aktivis penolak geotermal di Flores Vian Ruma (30) semasa hidup yang ditemukan tewas mengenaskan di sebuah pondok di Nagekeo, NTT. (Foto: IG/Vian Duma)

NAGEKEO, iNews.id – Kasus kematian Vian Ruma (30) aktivis muda penolak proyek geotermal di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggemparkan publik. Dia ditemukan meninggal dengan kondisi tergantung di sebuah pondok kebun di Desa Tonggo, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Jumat (5/9/2025).

Tubuh korban ditemukan sudah membusuk, dengan posisi tergantung menggunakan tali sepatu. Kedua kakinya masih menyentuh lantai pondok yang terbuat dari bambu. Barang-barang milik korban, termasuk tas hitam, sepatu dan telepon genggam berada di sekitar lokasi.

Sepeda motor korban juga ditemukan terparkir tidak jauh dari pondok. Kondisi jenazah yang mengenaskan membuat keluarga yakin kematian Vian tidak wajar.

Keluarga menduga Vian terlebih dahulu dibunuh lalu digantung untuk menutupi jejak. Mereka meminta polisi segera mengusut tuntas kasus ini.

Jenazah Vian Ruma telah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Ngera, Kecamatan Keo Tengah pada Sabtu (6/9/2025). Namun, misteri kematiannya masih menimbulkan tanda tanya besar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menyoroti Teknologi Baru dalam Memajukan Tujuan Keberlanjutan Industri Geotermal

57 tahun lalu

Terlibat Bentrok dengan Aparat di Manggarai NTT, Warga Pingsan saat Tolak Proyek Geotermal

57 tahun lalu

Bank Dunia Berikan Utang Rp2 Triliun kepada Indonesia untuk Proyek Geotermal

57 tahun lalu

Dukung Geotermal, Sri Mulyani Tidak Ingin RI Bernasib seperti Islandia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal