JAKARTA, iNews.id – Klaim bahwa minum oli dapat meningkatkan stamina pria dinilai sebagai informasi yang sangat menyesatkan dan berbahaya. Praktik sesat ini berisiko menyebabkan kematian, dan karenanya tidak sepatutnya dilakukan oleh siapa pun.
Praktisi kesehatan dr Dicky Budiman menegaskan bahwa narasi pseudosains seperti 'oli membuat mesin kuat, maka manusia juga kuat' dinilai sebagai bentuk kesalahan logika yang berbahaya. Aksi minum oli tidak memiliki dasar ilmiah dan justru berpotensi membahayakan nyawa.
Menurut dia, kepercayaan tersebut muncul akibat kombinasi berbagai faktor, mulai dari persepsi yang keliru hingga pengaruh kuat media sosial dalam membentuk opini publik.
"Ada distorsi persepsi manfaat. Muncul narasi pseudosains seperti ‘oli membuat mesin kuat, maka manusia juga kuat’. Ini jelas sesat dan berbahaya," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Kamis (9/4/2026).
Dicky menjelaskan, logika semacam itu merupakan bentuk penyederhanaan yang keliru dan tidak bisa diterapkan pada tubuh manusia. Namun, narasi tersebut kerap dipercaya karena dikemas secara menarik dan viral di media sosial.
Dia menyoroti, konten ekstrem yang menyebar luas sering kali dianggap sebagai bukti kebenaran, terutama ketika mendapatkan banyak respons dari pengguna lain.
"Banyak yang menganggap like dan share sebagai validasi, padahal itu bukan bukti ilmiah," tegasnya.