Menyentuh! Detik-detik sebelum Wafat Jenderal Kala Hitam Bisiki Prabowo: Jaga Republik Ini

Zen Teguh Triwibowo
Letjen TNI (Purn) Kemal Idris. (Foto: Istimewa)

Batalyon Kala Hitam

Kemal lahir dari pasangan perantau Minangkabau asal Solok, Sumatera Barat. Ayahnya, Prof Dr Idris mantan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Situasi peperangan membuatnya terpanggil untuk membela Tanah Air.

Semula ditempa kerasnya latihan militer Jepang, Kemal Idris selanjutnya bergabung di Pasukan Siliwangi. Di pasukan legendaris TNI inilah namanya melejit. Catatan Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad). pada 30 Maret 1948 Mayor Kemal Idris diperintahkan untuk membentuk sebuah batalyon.

Pada perkembangannya, dia ditetapkan sebagai komandan batalyon II Brigade XII KRU “Z”. Pada 24 Agustus 1948 diadakan rapat khusus untuk menentukan nama batalyon. 

“Nama yang dipilih adalah Kala Jengking, yang kemudian diganti dengan nama Kala Hitam,” tulis Disjarahad dalam “Siliwangi dari Masa ke Masa" (halaman 543). 

Pada masa itu, nama komandan batalyon kerap menjadi simbolisasi dari pasukan yang dipimpin. Tak heran, orang lantas mengenal sebagai Batalyon Kemal Idris.

Rekam jejak militernya tak perlu dipertanyakan. Sejak awal 1964 dia ditunjuk sebagai Panglima Komando Tempur di Sumatera, tapi baru pada Desember tahun itu berangkat ke tempat tugasnya di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, dalam rangka persiapan akhir untuk menyerbu Malaysia. 

“Sebelumnya pertengahan 1964, bersama-sama Soeharto mereka mengikuti latihan terjun payung, dilengkapi kenaikan pangkat Kemal Idris dari kolonel menjadi brigadir jenderal,” kata Julius Pour dalam buku “Gerakan 30 September: Pelaku, Pahlawan & Petualang" (hal 47).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
11 jam lalu

Susno Duadji Ungkap Prabowo Kantongi Daftar Jenderal yang Diduga ‘Bermain’ di Tambang Ilegal

Nasional
11 jam lalu

Analis Ungkap Jurus Big Bang Prabowo, Strategi Cepat dan Terukur Atasi Kemiskinan

Seleb
22 jam lalu

Isi Surat Ammar Zoni untuk Presiden Prabowo Akhirnya Terbongkar

Seleb
22 jam lalu

Ammar Zoni Ngadu ke Prabowo, Minta Direhabilitasi Bukan Dikirim ke Nusakambangan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal