Menyemai Asa dari Pasar Rakyat untuk Indonesia Bebas Pandemi 

Felldy Aslya Utama
Suasana Pasar Minggu selalu ramai setiap hari. (Foto iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Hari itu, deretan pedagang saling berhadapan berlomba menjajakan dagangannya masing-masing. Para pembeli pun sibuk lalu-lalang mencari dagangan yang ingin dibeli. 

Tidak ada genangan air di sepanjang jalan, tapi tetap ada bau amis ikan dan ayam di pojokan sana, sementara di bagian tengah ada bau khas ikan asin yang begitu menyengat bercampur dengan aroma rempah yang semerbak. Tumpukan sayur mayur, buah-buahan segar dengan warna-warni yang mentereng, hingga beragam jenis pakaian juga berjejer rapi dan siap untuk diambil pembeli. 

Itulah sekilas wajah Pasar Minggu, Jakarta. Pasar Minggu harus terus bergerak tanpa jeda dan lelah, menghidupi banyak kepala.

Sayangnya, wajah pasar yang terletak di Selatan Ibu Kota ini berubah drastis ketika virus Covid-19 mulai menyerang Indonesia. Sejak saat itu, suasana pasar tidak lagi sama. 

Suasana Pedagang dan Pembeli di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Foto iNews.id).

Pasar Minggu menjadi salah satu yang dianggap sebagai suatu tempat yang menakutkan karena khawatir menjadi salah satu tempat penyebaran virus ganas itu. Kondisi tersebut tentu berdampak langsung kepada penjualan para pedagang yang ada di pasar ini. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3.846 Hewan di Jakbar Telah Divaksinasi Rabies, Anjing hingga Kera

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Dokter Ungkap Alasan Vaksin Tetap Penting bagi Orang Dewasa Meski Sudah Divaksinasi sejak Kecil

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal