Menteri PPPA Minta Maaf, Tak Bermaksud Abaikan Keselamatan Penumpang KRL Laki-Laki

Nur Khabibi
Menteri PPPA Arifah Fauzi (dok. Kementerian PPPA)

Dia juga menekankan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas utama bagi semua pihak tanpa membedakan jenis kelamin.

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," katanya.

Sebelumnya, Arifah Fauzi mengusulkan agar posisi gerbong khusus perempuan pada KRL Commuter Line dipindahkan ke bagian tengah rangkaian.

"Tadi kita ngobrol dengan KAI (PT Kereta Api Indonesia), itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang? Supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," kata Arifah kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

"Jadi yang laki-laki di ujung, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu. Tadi sementara itu," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Buletin
13 jam lalu

Usulan Gerbong Wanita Dipindah Picu Polemik, Menteri PPPA Akhirnya Minta Maaf

Nasional
14 jam lalu

Menteri PPPA Minta Maaf terkait Usulan Gerbong Khusus Perempuan KRL Dipindah ke Tengah

Nasional
21 jam lalu

Bos KAI Respons Usul Menteri PPPA Pindahkan Gerbong Perempuan ke Tengah: Kami Tak Bedakan Gender

Buletin
22 jam lalu

Menteri PPPA Arifah Fauzi Dorong Gerbong Khusus Perempuan di Tengah Rangkaian KRL

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal