Menteri PPPA Minta Maaf, Tak Bermaksud Abaikan Keselamatan Penumpang KRL Laki-Laki

Nur Khabibi
Menteri PPPA Arifah Fauzi (dok. Kementerian PPPA)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya usai insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

Sebelumnya, Arifah sempat mengusulkan agar gerbong khusus perempuan pada KRL ditempatkan di bagian tengah dan gerbong laki-laki di ujung rangkaian menyusul kecelakaan tersebut.

"Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ucap Arifah di akun Instagram @kemenpppa, dikutip Kamis (30/4/2026).

Arifah menegaskan, usulan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengesampingkan aspek keselamatan penumpang lainnya.

"Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Dilempari Batu, Penumpang Terluka

57 tahun lalu

Kebakaran di Sekitar Rel Padam, KRL Tanah Abang-Duri Kembali Beroperasi Normal

57 tahun lalu

Gerbong Mengeluarkan Asap Tebal, KRL Duri-Tangerang Mendadak Macet di Tengah Jalur

57 tahun lalu

KRL Tangerang Gangguan, Gerbong Dilaporkan Keluarkan Asap hingga Lampu Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal