Ia menegaskan bahwa penghargaan seperti ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Perempuan yang diapresiasi hari ini adalah bukti nyata bahwa perubahan itu mungkin, dan harus diperluas.
Pemerintah, melalui Kementerian PPPA, terus mendorong kebijakan yang memperkuat posisi perempuan sekaligus memastikan perlindungan anak berjalan optimal. Namun, upaya ini tidak bisa berdiri sendiri.
Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga media, menjadi kunci menciptakan ekosistem yang benar-benar inklusif. Tanpa kerja bersama, pemberdayaan hanya akan menjadi wacana.
Lebih jauh, Arifah mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti pada rasa kagum. Inspirasi, menurutnya, harus diterjemahkan menjadi aksi nyata, sekecil apa pun itu.
Langkah sederhana seperti mendukung perempuan di sekitar, menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, hingga membuka peluang yang setara, diyakini bisa menjadi fondasi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.