JAKARTA, iNews.id - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga kinerja sektor pariwisata nasional tetap kokoh meskipun saat ini dihadapkan tekanan dinamika geopolitik dan ekonomi global.
Hal ini disampaikan Widiyanti dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Widiyanti mengatakan, Kemenpar menyiapkan strategi pivot pasar ke wilayah Asia Tenggara, Asia Timur, dan pasar medium-haul untuk mengejar target 16–17,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2026.
“Di tengah tekanan global, kita perlu bergerak lebih adaptif. Diversifikasi pasar, penguatan promosi, dan optimalisasi wisata nusantara menjadi kunci agar sektor pariwisata tetap menjadi penggerak ekonomi nasional,” ucap Widiyanti.
Dia pun mendorong adanya kolaborasi lintas kementerian, termasuk dalam hal insentif penerbangan dan penambahan kapasitas kursi pesawat.
“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi seluruh kementerian dan lembaga, serta dukungan DPR RI, sektor pariwisata Indonesia akan tetap tangguh dan mampu menjaga kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.