“Kemudian juga mengecam keras insiden ini dan juga mengecam keras serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel di wilayah Lebanon Selatan dan kembali meminta kepada semua pihak untuk melakukan deeskalasi dan juga kembali ke langkah-langkah atau meja-meja perundingan,” kata Sugiono.
Lebih lanjut, Sugiono mengungkapkan bahwa konflik di kawasan Asia Barat dalam beberapa waktu terakhir telah berdampak besar secara global. Presiden Prabowo Subianto bahkan telah menawarkan diri sebagai mediator untuk mendorong terciptanya gencatan senjata.
“Karena apa yang terjadi di wilayah tersebut dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan ini dampaknya dirasakan luar biasa besar dan Bapak Presiden juga telah menawarkan untuk menjadi mediator sehingga upaya-upaya yang mengarah kepada deeskalasi dan gencatan senjata itu bisa dilakukan,” katanya.
Saat ini, pemerintah juga telah menugaskan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut untuk memantau kondisi prajurit serta mengurus proses pemulasaraan jenazah Praka Farizal.