Menkes Ingatkan Jangan Tersihir Pemanis Buatan dalam Minuman, Ini Dampaknya

Mei Sada Sirait
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan efek pemanis buatan tidak sesederhana yang dibayangkan. (Foto: Instagram)

Kondisi ini membuat tubuh seolah “tertipu”. Ketika lidah merasakan manis, otak bersiap menerima gula sebagai sumber energi. Namun, karena gula tidak benar-benar masuk ke dalam tubuh, respons yang muncul justru rasa lapar yang terus berulang.

“Lidah merasa manis, jadi otak siap-siap menerima gula. Tapi ternyata gulanya nggak masuk. Itu bisa bikin rasa lapar muncul terus,” ujarnya.

Fenomena ini disebut Budi sebagai efek “sihir” pemanis buatan, karena mampu mengecoh sistem tubuh secara biologis.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur label rendah gula pada minuman kemasan. Menurutnya, rasa manis yang tetap kuat bisa menjadi indikasi adanya pemanis buatan.

“Kalau ada minuman kadar gulanya rendah tapi pakai pemanis buatan, itu bisa mengecoh tubuh,” katanya.

Budi menekankan pentingnya kesadaran dalam memilih konsumsi harian. Tidak hanya melihat klaim pada label, tetapi juga memahami kandungan yang digunakan dalam produk tersebut.

Di akhir penjelasannya, masyarakat diingatkan untuk lebih bijak dan kritis dalam menjaga pola konsumsi demi kesehatan jangka panjang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Menkes Beberkan Penyebab Kasus Gagal Ginjal Meroket di Indonesia

Nasional
8 hari lalu

Menkes Ingatkan Tidak Langsung Buka HP setelah Bangun Tidur, Alasannya Mengejutkan!

Health
9 hari lalu

Menkes Ingatkan Orang Tua, Menu Bekal Favorit Anak Ini Bisa Hambat Pertumbuhan

Health
11 hari lalu

Tips Fokus di Tengah Tekanan Pekerjaan, Menkes Bagikan Teknik Napas 2 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal