Kementerian Kesehatan menargetkan sekitar 2,1 juta anak perempuan usia 11 tahun menerima vaksin HPV. Selain itu, pemerintah juga akan memperluas cakupan bagi remaja perempuan usia 15 tahun yang belum mendapatkan vaksin, bahkan hingga perempuan usia 21 tahun secara gratis.
Tak hanya vaksinasi, pemerintah juga memperkuat layanan skrining. Saat ini, sekitar 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia telah mampu melayani deteksi dini kanker. Dalam lima tahun ke depan, Kemenkes menargetkan 40 juta perempuan menjalani skrining kanker serviks dan payudara.
"Seluruh perempuan di atas 30 tahun minimal harus mendapatkan skrining kanker serviks dan payudara," kata Menkes.