JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah akan memperluas program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) secara nasional. Mulai 2027, anak laki-laki usia 11 tahun akan mendapatkan vaksin HPV gratis.
Menurut Menkes, kebijakan ini bukan tanpa alasan. Meski laki-laki tidak dapat mengidap kanker serviks, dia bisa menjadi pembawa virus dan menularkannya kepada pasangan.
"Pada 2027, kami akan mulai ke anak laki-laki usia 11 tahun. Laki-laki mungkin tidak akan kena kanker serviks, tapi bisa menjadi pembawa virus," ujar Menkes dalam kampanye peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta, belum lama ini.
Dari sudut pandang pemerintah, perluasan vaksinasi ini merupakan langkah preventif jangka panjang. Selama ini, program vaksin HPV difokuskan pada anak perempuan usia 11 tahun. Ke depan, cakupan akan diperluas agar perlindungan semakin komprehensif.
Menkes menegaskan, strategi ini mengacu pada pendekatan global yang menargetkan eliminasi kanker serviks melalui tiga pilar utama:
1. Vaksinasi HPV
2. Skrining atau deteksi dini
3. Penanganan cepat bagi pasien yang terdiagnosis
"Tujuan kami jelas, angka kanker serviks harus turun signifikan dalam beberapa tahun ke depan," tegasnya.