Menhut Ungkap Alasan Batasi Kunjungan Wisata ke TN Komodo jadi 1.000 Orang per Hari

Anggie Ariesta
Menhub mengungkapkan alasan pemberlakuan pembatasan kuota kunjungan wisatawan ke TN Komodo jadi 1.000 orang per hari. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id  - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan alasan pemerintah memberlakukan pembatasan kuota kunjungan wisatawan ke Taman Nasional (TN) Komodo jadi 1.000 orang per hari.

Menurutnya, pembatasan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam melestarikan ekosistem TN Komodo yang merupakan habitat satwa liar darat dan laut, sekaligus tempat tinggal bagi masyarakat lokal.

Pembatasan ini secara spesifik hanya diberlakukan pada tiga destinasi utama serta titik-titik penyelaman di sekitarnya.

"Kami laporkan bahwa fokus pembatasan kuota pengunjung dilakukan hanya pada tiga destinasi wisata, yaitu di Pulau Padar, yang kedua di Pulau Rinca, dan ketiga Pulau Komodo, termasuk 23 lokasi penyelaman di sekitar pulau tersebut," ujar Raja Juli dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Sementara itu, untuk mengatur alur wisatawan, kuota harian tersebut dibagi ke dalam tiga sesi waktu, yakni sesi I: pukul 05.00 – 08.00 WIB, sesi II: pukul 08.00 – 11.00 WIB dan sesi III: pukul 15.00 – 18.00 WIB.

Sebelumnya, Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Rani Siga mengatakan, angka 1.000 orang per hari tersebut didasarkan pada kajian mendalam sejak 2018 bersama P3E Bali Nusra dan WWF.

Kajian tersebut menunjukkan daya tampung ideal kawasan adalah sekitar 366.108 pengunjung per tahun, angka yang lebih rendah dari total kunjungan tahun 2025 yang menembus 429.509 orang.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Pemerintah Batasi Kunjungan Wisata ke TN Komodo, Kuota Hanya 1.000 Orang per Hari

Nasional
8 hari lalu

Pemerintah Waspadai Ancaman Karhutla Tahun Ini, Kekeringan Diprediksi Lebih Lama

Nasional
15 hari lalu

Arahan Prabowo, Indonesia bakal Tangani Perubahan Iklim Bersama Jepang

Nasional
15 hari lalu

Pemerintah Ingin Bikin Taman Nasional Indonesia Berkelas Dunia, Jajaki Kerja Sama dengan Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal