Menhut Bakal Batasi Jumlah Pendaki Gunung Konservasi, Ini Alasannya!

Yuwantoro Winduajie
Menhut Raja Juli Antoni (dok. Kemenhut)

JAKARTA, iNews.id — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan pemerintah tengah menyiapkan pengaturan jumlah pendaki di sejumlah gunung konservasi berdasarkan daya tampung dan daya dukung kawasan. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya tren pendakian yang belakangan semakin diminati masyarakat.

Menurut Raja Juli, tingginya minat masyarakat untuk mendaki gunung merupakan hal positif yang perlu diapresiasi. Namun, antusiasme tersebut harus diimbangi dengan pengelolaan yang baik agar tidak menimbulkan risiko keselamatan maupun kerusakan lingkungan.

"Antusiasme ini luar biasa, harus kami kanalisasi, kami harus apresiasi, namun aspek safety juga penting," kata Raja Juli dalam acara Indonesia Outdoor Festival (Indofest) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, belum lama ini.

Ia mengungkapkan masih banyak pendaki yang berangkat tanpa persiapan memadai. Salah satu contohnya adalah wisatawan yang membeli paket wisata murah dan langsung mendaki gunung tanpa perlengkapan maupun pengetahuan yang cukup.

"Saya dapat cerita ini misalkan banyak orang yang jalan-jalan ke Gili Trawangan kemudian diberikan paket murah naik Rinjani, kemudian pergi ke Gunung Rinjani tanpa peralatan yang cukup, tanpa pengetahuan yang cukup, sehingga akhirnya terjadilah apa yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhut Tawarkan Potensi Perdagangan Karbon Konsesi Hutan ke Investor di New York

57 tahun lalu

Di Forum PBB, Menhut Beberkan Strategi Indonesia Jaga Hutan dan Iklim

57 tahun lalu

Menhut: Presiden Siapkan Inpres Khusus Selamatkan Gajah Sumatra dan Kalimantan

57 tahun lalu

Tak Sekadar Healing, Wisata Pendakian Kian Digandrungi Generasi Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal