Menhaj Ungkap Potensi Kenaikan Biaya Penerbangan Haji hingga 51 Persen

Achmad Al Fiqri
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan potensi kenaikan biaya penerbangan haji 2026 mencapai 51 persen. (Foto: Achmad Al Fiqri)

Sementara, maskapai Saudi Airlines melayangkan surat berisi usulan tambahan biaya penerbangan sebesar 480 dolar AS per jemaah pada harga avtur 137,4 sen dolar AS per liter.

"Dalam skenario tanpa perubahan rute, biaya rata-rata per jemaah naik menjadi sekitar Rp46,9 juta atau meningkat 39,85 persen. Sementara pada skenario perubahan rute, biaya meningkat lebih tinggi menjadi sekitar Rp50,8 juta atau naik hingga 51,48 persen," ucapnya.

Dia menilai, penyelenggaraan haji tahun ini berada dalam tekanan faktor global yang semakin kompleks. Menurutnya, hal ini diperlukan penguatan efisiensi, koordinasi, dan mitigasi untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan haji.

"Dalam kontrak antara pihak Kementerian Haji dan Umroh dengan pihak Garuda Indonesia dan Saudi Airlines diatur terkait klausul force major yang memberikan ruang bagi para pihak untuk melakukan musyawaroh dalam penyesuaian terhadap kondisi yang berkembang," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Biaya Haji Berpotensi Naik Imbas Perang, Menhaj Upayakan Tak Bebani Jemaah

Nasional
11 jam lalu

Pulang dari Arab Saudi, Komisi VIII DPR Sebut Persiapan Ibadah Haji Belum 100 Persen

Nasional
1 hari lalu

Menhaj: Jemaah Haji Kloter Pertama Berangkat 22 April 2026

Nasional
3 hari lalu

Jangan Tergiur! Haji Ilegal Bisa Berujung Deportasi dan Dilarang Masuk Saudi 10 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal