Mengenal Masjid Cut Meutia, Bekas Kantor Pemerintah Hindia Belanda yang Sarat Sejarah

Danandaya Arya Putra
Masjid Cut Meutia yang sarat sejarah. (Foto: MPI/Danandaya Arya Putra)

Berawal dari kantor biro, kemudian dilanjutkan lagi sebagai kantor pos, kantor Jawatan Kereta Api Belanda, hingga kantor Kempetai Angkatan Laut Jepang.

Lepas dari zaman penjajahan Belanda maupun Jepang, gedung tersebut sempat dipakai sebagai Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, lalu menjadi kantor Dinas Perumahan, perusahaan daerah air minum, dan kantor pos. 

Selain itu, gedung tersebut pernah pula ditempati Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pimpinan Jenderal AH Nasution. MPRS kemudian berpindah tempat ke Senayan. 

Sejak saat itu, gedung di kawasan Menteng ini tak lagi dipergunakan untuk keperluan kantor pemerintah. AH Nasution kemudian menyarankan agar gedung itu dijadikan sebagai masjid.

Pertimbangannya, daerah sekitar Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat belum banyak terdapat masjid. Tapi niatan baik itu tak langsung terlaksana. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mensesneg Ungkap Prabowo Sempat Datangi Kantor Danantara, Apa yang Dibahas?

57 tahun lalu

Gibran Salat Id di Masjid Istiqlal Besok, Jemaah Disarankan Datang Lebih Awal

57 tahun lalu

Gibran Salat Iduladha di Istiqlal Besok, Masjid Disterilkan Mulai Pukul 00.00 WIB

57 tahun lalu

Momen Tahanan KPK Salat Id di Gedung Merah Putih, Eks Menag Yaqut Tak Tampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal