Mendagri Akui Pemerintah Kurang Siap Hadapi Bencana di Aceh-Sumbar: Skalanya Luas dan Cepat

Riyan Rizki Roshali
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengakui bahwa pemerintah kurang siap hadapi bencana di Aceh-Sumbar karena cakupan yang luas hingga berlangsung cepat. (Foto: screenshot)

Selain mengevaluasi penanganan bencana, Tito menegaskan pentingnya kesiapan nasional menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 yang berpotensi meningkatkan mobilitas dan risiko gangguan keamanan maupun keselamatan.

“Nah, harapan kita setelah rapat ini tiap-tiap daerah melakukan pemetaan, rapat konsolidasi untuk mengantisipasi potensi kebencanaan maupun potensi Natal dan Tahun Baru. Karena pasti polisi perlunya perlu buat rencana operasi, TNI juga perlu membuat rencana operasi, Basarnas, BIN, dan lain-lain,” ungkapnya.

Ia meminta pemerintah daerah segera menyusun langkah operasional yang komprehensif dan melakukan sinkronisasi dengan pemerintah pusat.

“Termasuk daerah membuat rencana operasi untuk menghadapi Natal Tahun Baru dengan berbagai multidimensi. Untuk itu nanti kita rundown acara ini, ini memang one way. Dengan segala hormat kepada teman-teman di daerah, ini satu arah dari para pembicara,” jelas Tito.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Pemerintah Batasi Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen dari APBD, Berlaku Mulai 2027

Nasional
3 hari lalu

Mendagri Terbitkan Edaran, Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Nasional
27 hari lalu

Mendagri: Tingkat Kemiskinan Seluruh Wilayah Papua Masih di Atas Rerata Nasional

Nasional
1 bulan lalu

Tito Prediksi Pemulihan Pascabencana Sumatra Rampung dalam 3 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal