Menag Soroti Kekerasan di Pesantren: Relasi Kuasa Harus Dibatasi

Binti Mufarida
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Foto: Dok. Kemenag)

Dia menyatakan, lingkungan pendidikan Islam harus terus menjadi ruang paling aman bagi anak untuk belajar, tumbuh, dan hidup bermartabat. Karena itu, segala bentuk kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan pendidikan Islam tidak boleh ditoleransi.

“Pesantren harus menjadi ruang paling aman bagi anak untuk belajar, tumbuh, dan hidup bermartabat,” ucapnya.

Nasaruddin kembali menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan amanat agama sekaligus amanat konstitusi yang harus dijaga bersama.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan pendidikan Islam,” kata dia.

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya penegasan standar dan tata kelola pesantren, termasuk terkait kapasitas pengelola dan figur kiai.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Buntut Kasus Pencabulan Santriwati

Nasional
23 jam lalu

Hari Kenaikan Yesus Kristus, Menag: Semoga Bawa Kedamaian dan Semangat Baru

Nasional
2 hari lalu

Kemenag Minta Maaf soal Video Menag Pakai Busana Aceh di Greetings Bulan Maria, Ini Penjelasannya

Nasional
4 hari lalu

Gibran Tekankan Peran Santri sebagai Pilar Masa Depan Bangsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal