Menag Bentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan: Wujudkan Pesantren Ramah Anak

Binti Mufarida
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan klarifikasi sekaligus meminta maaf atas ucapannya yang viral soal profesi guru. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Hal ini dalam rangka mewujudkan pesantren ramah anak.

Nasaruddin menuturkan, setiap lembaga pendidikan baik sekolah, madrasah, maupun pesantren harus menjadi tempat yang aman dan ramah untuk anak. Menurutnya, tidak boleh ada kasus kekerasan di lembaga pendidikan.

"Kita serius dengan pengembangan pesantren ramah anak. Untuk itu, kita bentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan," kata Nasaruddin dalam keterangannya dikutip, Senin (27/10/2025).

Pembentukan satgas tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 91 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Program Pengembangan Pesantren Ramah Anak. Belied yang diteken pada 30 Januari 2025 silam, memperkuat regulasi terkait pencegahan kekerasan di lembaga pendidikan.

“Regulasi ini menjadi panduan bersama seluruh ASN Kementerian Agama dan stakeholders terkait untuk mempercepat langkah nyata dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Matahari Tepat di Atas Kakbah 15-16 Juli, Menag Ajak Umat Pastikan Arah Kiblat Tepat

5 hari lalu

Menag Minta Alumni Perguruan Tinggi Islam Jadi Cendekiawan yang Berkontribusi Nyata

10 hari lalu

Menag Teken Kerja Sama 112 Universitas, Kolaborasi Pendidikan Hukum hingga Tingkatkan Kualitas Advokat

13 hari lalu

Menag: Pesantren Jadi Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal