Memaknai Hari Lebaran

Komaruddin Hidayat


Komaruddin Hidayat
Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah 


KATA Idul Fitri mengandung dua makna. Pertama, kembali pada fitrah kesucian seseorang setelah sebulan berpuasa. Ini sesungguhnya lebih tepat dipahami sebagai sebuah doa. Semoga dosa-dosa diampuni dan dengan puasa memperoleh kekuatan serta komitmen baru untuk senantiasa menjaga kefitrian kita.

Kedua, kembali pada kebiasaan sebelumnya, yaitu pagi-pagi kita makan dan minum. Makanya Idul Fitri merupakan perayaan dan tasyakuran rohani dan jasmani sekaligus. Pada hari itu Allah melarang seorang mukmin berpuasa.

Dalam masyarakat Jawa khususnya, Idul Fitri dikenal dengan sebutan Lebaran. Lebar artinya rampung, usai; yaitu berhasil merampungkan perintah puasa.

Terdapat beberapa kata dan istilah yang serumpun dengan kata lebar (usai), yang memiliki spirit dan pengayaan arti dari Idul Fitri, yaitu luber. Maksudnya, perayaan Idul Fitri ditandai dengan jiwa luber, melimpah, yang diwujudkan dengan pelunasan zakat fitrah dan sedekah untuk menyempurnakan ibadah Ramadan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Hari Kedua Lebaran, Tol MBZ-Cikampek dan Arteri Karawang Padat Merayap

Nasional
14 jam lalu

Lezat! Menu yang Disajikan Prabowo buat Warga saat Open House: Opor hingga Empal Gentong

Health
14 jam lalu

5 Tips Jaga Kesehatan saat Lebaran, Ingat Perhatikan Porsi Makan

Nasional
15 jam lalu

Kisah Haru Nakhoda Kapal Cecep Ahmaydi, 25 Tahun Tak Pernah Lebaran Bersama Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal